Menurut Zikmund (1997) penentuan
skala pada dasarnya adalah pemilihan ukuran apa suatu data akan diukur.
Pada umumnya jenis skala dapat dibagi
menjadi empat jenis yaitu: skala nominal,skala ordinal, skala interval, dan skala rasio. Berikut adalah ulasan dari masing-masing jenis skala penelitian tersebut.
menjadi empat jenis yaitu: skala nominal,skala ordinal, skala interval, dan skala rasio. Berikut adalah ulasan dari masing-masing jenis skala penelitian tersebut.
1 . Skala Nominal (Nominal Scale)
Skala jenis ini, merupakan yang
paling sederhana, dimana angka yang melekat pada objek diperlukan sebagai label
atau pembeda antara objek yang satu dengan objek yang lain. Skala nominal
dipakai untuk melakukan identifikasi terhadap status atau kategori dari
kelompok responden saja, misalnya jenis kelamin, agama, ras, asal daerah,
status perkawinan, dan sebagainya.
2. Skala Ordinal (Ordinal Scale)
Skala ordinal adalah skala yang
menunjukan posisi atau hirarki dari suatu angka, jadi angka satu selalu
mendahui angka 2, 3, dan seterusnya. Skala jenis ini biasanya dipergunakan
untuk memberikan pilihan bagi responden tentang arah jawaban yang diinginkan
peneliti. Misalnya peneliti memberikan pilihan mengenai berapa tahun pengalaman
kerja dari seorang responden, dengan menyediakan pilihan jawaban kurang dari 1
tahun, lebih dari 1 tahun namun kurang dari 3 tahun, dan pilihan terakhir
adalah lebih dari 3 tahun.
3. Skala Interval (Interval
Scale)
Skala interval tidak hanya
memberikan informasi tentang urutan ataau hirarki dari satu objek terhadap satu
objek yang lain, tetapi juga memberikan informasi tentang jarak yang ada
diantara urutan tersebut. Skala interval ini tidak menempatkan nilai nol
sebagai dasar suatu pengukuran.
4. Skala Rasio (Ratio
Scale)
Skala rasio adalah skala
dimana angka mempunyai makna yang sesungguhnya, sehingga angka nol dalam skala
ini diperlakukan sebagai dasar perhitungan dan pengukuran objek penelitian.
0 comments:
Post a Comment